6 Tips Aman Melakukan Pinjam Uang secara ‘Online’

p2p lending umkm

Sebagai kategori orang yang selalu update termasuk dalam bidang teknologi tentunya sangat disayangkan jika tidak memanfaatkannya. Sebaiknya pantau beberapa aplikasi pinjaman online yang telah jelas statusnya.

Sudah pasti bahwa semua yang tidak memiliki ijin resmi akan memicu munculnya masalah di kemudian hari. Untuk itu cerdas dan bijaklah dalam memilih pinjaman online baik untuk kebutuhan pribadi ataupun membuka usaha mikro.

Anda dapat menikmati kenyamanan untuk mendapatkan pinjaman online dari platform yang telah resmi terdaftar di OJK. Anda dpat mengadukan berbagai jenis fintech yang melanggar peraturan melalui Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).

Setelah membahas uraian di atas anda dapat menyimpulkan beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan layanan ini.

Tapi sebagai panduan nyata agar merasa nyaman, berikut resepnya bagaimana cara aman pinjam uang di fintech pinjaman online.

  1. Gunakan Aplikasi Pinjaman Online Resmi Sebelum ‘Download’

Hal pertama yang dapat anda jadikan pedoman sebelum mendownload aplikasi pinjaman online yaitu memeriksa aplikasi tersebut apakah memiliki ijin resmi atau tidak. Perhatikan dengan baik, jangan asal mengunduh aplikasi saja.

Gunakan fintech jenis p2p lending umkm yang telah resmi terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) seperti Amartha. Karena jenis fintech yang telah resmi terdaftar di OJK dengan mengikuti prosedur dan juga persyaratan yang telah ditetapkan, mulai dari cara penagihan, ketentuan besar bunga pinjaman yang tidak boleh lebih dari 30%, dan lainnya.

  1. Pilih Fintech Pinjaman Online yang Bunganya Rendah

Berikutnya adalah pilihlah aplikasi fintech pinjaman online yang menawarkan bunga lebih kecil ketimbang lainnya. Anda akan terbantu dengan bunga yang rendah bukan?

  1. Catat Tanggal Jatuh Tempo saat Pinjaman Cair

Ketika pinjaman pinjaman modal usaha Anda sudah disetujui dan cair, hal yang wajib diingat dan tidak boleh sesekali dilupakan ialah tanggal jatuh tempo yang telah disepakati. Anda dapat mencatatnya, untuk menghindari lupa secara tiba tiba.

  1. Ingat-Ingat Jumlah Uang yang Dipinjam

Cara berikutnya adalah mengingat-ingat berapa jumlah tagihan atau cicilan yang harus Anda bayarkan setiap bulannya. Gunakan buku khusus untuk mencatat, agar anda tidak lupa. Anda juga dapat menulisnya pada kertas temple, dan menempelkannya pada tempat yang sering anda lihat.

  1. Siapkan Uangnya Sejak Gajian Tiba

Ketika gaji pekerjaan anda cair, sebaiknya sisihkan untuk membayar uang pinjaman online anda. Jangan pernah utak-atik uang yang disisihkan itu untuk keperluan lain. Dengan begitu, saat tiba waktunya Anda membayar utang dari pinjaman online, bisa segera dibayarkan.

  1. Jangan Membayar Lewat Tanggal Jatuh Tempo

Batas akhir pembayaran utang adalah saat tanggal jatuh tempo. Alangkah baiknya jika anda membayar tepat waktu, sehingga anda tidak akan ditagih secara terus menerus.

Dapat dicontohkan, ketika tanggal jatuh tempo di 1 Januari, maka anda setidaknya menyiapkan uang sebelum atau tepat pada tanggal tersebut. Karena apabila telah lewat dari tanggal itu, anda akan dikenakan dana tambahan secara terus menerus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *